Irfan Bachdim menunjukkan komitmennya pada Persema Malang, klub yang
membawanya bermain di Indonesia. Kalaupun dicoret dari tim nasional
karena ikut LPI, ia mengaku pasrah."Sejak awal saya ingin main di Indonesia. Dan klub yang bisa menerima saya hanya Persema," demikian Irfan dalam jumpa pers bersama Persema di Malang, Selasa (4/12/2011).
Saat disinggung soal kemungkinan dirinya dicoret dari tim nasional termasuk untuk mengikuti SEA Games tahun ni, sebagaimana hal itu dinyatakan PSSI, ia mengaku tidak ingin terlalu mempermasalahkannya.
"Kalau saya tidak masuk timnas karena ikut Persema dan LPI, ya mungkin itu sudah nasib saya harus begitu," jawab pemain blasteran Indonesia-Belanda berusia 22 tahun itu.
Dalam acara di Balai Kota Malang ini, ratusan Ngalamania (sebutan untuk suporter Persema), juga pelajar sekolah, tampak antusiasi mengikutinya. Mereka kerap bertepuk tangan termasuk ketika Irfan memberi apresiasi pada mereka, "Semua yang pakai kostum putih di sini (kostum kebesaran Persema), itu semua keluarga besar saya."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar