Dikatakan Agus Sumarna, gol kedua yang disarangkan pemain Gresik United Basuki pada menit ke 90 jelas-jelas offiside, sehingga pemain kami sempat mengejar-kejar wasit Rahmat Hidayat yang dinilai memimpin pertandingan berat sebelah.
"Seharusnya saat terjadi pinalti untuk kami pada menit ke 20, pemain tengah Gresik United Hery Purnomo dikenai kartu merah. Tapi, ini sebaliknya kok diberi kartu kuning," tuturnya.
Agus Sumarna menambahkan, laga Persikota Tangerang melawan Gresik United sebetulnya enak ditonton. Namun, tidak imbangnya kepemimpinan wasit membuat anak-anak sempat terpancing emosi karena melihat gol kedua Gresik United berbau offside.
"Jika pertandingan wasit fair pemain kami tidak mungkin mau melakukan walk out pada menit-menit terakhir babak kedua. Anehnya lagi tambahan waktu yang diberikan wasit terlalu panjang 4 menit," ujarnya.
Sementara itu, pelatih Gresik United Sanusi Rahman menuturkan, anak asuhnya memang terlalu gugup menjalankan instruksi. Bahkan, beberapa peluang yang diciptakan di babak pertama dan pertengahan babak kedua terbuang begitu saja.
"Kami akui penyelesaian akhir anak-anak tidak baik. Sedangkan soal gol kedua Basuki yang ditengarahi berbau offside. Dirinya melihat itu gol sah mengingat sebelum jatuh ke kaki Basuki, bola lambung itu sempat disundul oleh pemain belakang Persikota," pungkas Agus Sumarna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar