Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

TRANSLATE

Jumat, 07 Januari 2011

Riedl Coba Pakai Pelatih Mental

Boleh dibilang salah satu faktor penyebab kegagalan Indonesia di Piala AFF 2010 akibat masalah mental para pemainnya. Mungkin tak ingin kejadian itu terulang, Alfred Riedl mencoba menggaet pelatih mental saat menangani 'Merah Putih' muda.
Performa timnas sejak babak penyisihan sampai semifinal yang gemilang membawa ekspetasi tinggi suporter tuan rumah, bahwa Indonesia akan bisa membawa pulang trofi Piala AFF pertama.

Namun apa daya di dua laga final melawan Malaysia, Indonesia harus takluk lewat agregat total 2-4. Kekalahan 0-3 di Stadion Bukit Jalil pada leg I disinyalir jadi faktor utamanya.

Para pemain timnas yang baru pertama kali melakoni laga away sepertinya kagok menghadapi teror penonton. Terbukti gawang Markus Horison bobol tiga kali hanya dalam kurun waktu 15 menit.

Hal itu yang Riedl tak mau terjadi lagi kala melatih tim Pra Olimpiade dan tim U-23 SEA Games, yang diisi para pemain muda yang berumur di bawah 23 tahun.

Apalagi banyak di antara mereka yang minim pengalaman bertanding di level internasional. Maka masalah mental jadi PR terbesar Riedl serta tim kepelatihan.

Untuk itu Riedl berencana mengambil satu orang untuk dimasukkan ke dalam timnya dengan tugas menangani sisi psikologis para pemain 'Garuda Muda'.

"Nanti kami akan menggunakan pelatih mental, soalnya pemain muda butuh pelatih mental," ucap Riedl kepada wartawan dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Senayan, Kamis (6/1/2011) sore WIB.

"Pelatih mental itu sifatnya tentatif, jika kontraproduktif tidak akan diteruskan," tuntas pria asal Austria itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA HARI INI

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer