Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

TRANSLATE

Senin, 14 Februari 2011

Bontang FC Dibelit Persoalan Keuangan Serius

Bontang FC didera persoalan keuangan cukup serius. Sejak kompetisi Indonesian Super League 2010/2011 bergulir, hak-hak pemain, pelatih dan staf tim tak kunjung dipenuhi oleh pihak manajemen.
"Sejak klub diambil alih Pemkot Bontang, gaji pemain selalu terlambat," kata Pelatih Bontang FC Fachri Husaini dalam perbincangan dengan detikSport, Senin (14/2/2011) siang WITA.

Tidak hanya gaji, uang muka kontrak 27 orang pemain, pelatih, asisten pelatih dan tenaga medis sebsar 25 persen, serta bonus juga belum diselesaikan oleh manajemen. Serangkaian kewajiban yang belum dipenuhi itu, dinilai sangat berpengaruh terhadap moral skuad The Red Equator.

"Pemain sudah cukup bersabar dan seringkali mengeluhkan hal ini," ujar Fachri.

Bontang FC mendera kekalahan dalam dua laga kandang terakhirnya di Stadion Mulawarman. Setelah ditundukkan Persija 1-3 hari Kamis lalu, kemarin mereka juga menyerah 0-1 dari PSPS Pekanbaru.

"Jangan heran, dalam artian semangat pemain menurun disebabkan hak-hak mereka yang belum terpenuhi," imbuh Fachri.

Sebagai pelatih, mantan kapten tim nasional itu tidak hanya memberikan materi dan teknik latihan, melainkan juga memberikan motivasi terhadap anak asuhnya untuk "melupakan" urusan hak yang belum juga dipenuhi.

"Tugas saya semakin berat. Kalaupun tim menyudahi 14 laga di putaran pertama, itu sudah luar biasa dan mereka berusaha keras memberikan loyalitas tinggi kepada klub," tambah Fachri.

Pertemuan dengan manajemen pun, sambung Fachri, sudah seringkali digelar dalam beberapa kesempatan. Namun, kendala belum turunnya dana APBD Kota Bontang, cukup mengganggu skuad dan menimbulkan reaksi keras dari pemain yang membela skuad.

"Terakhir, akhir November atau Desember 2010 lalu, dijanjikan akan cair akhir bulan ini atau awal Maret mendatang," sebut Fachri.

"Yang jelas, DP musim ini dan hak musim ISL 2009/2010 lalu belum dibayarkan. Termasuk gaji yang baru dibayarkan satu bulan," jelasnya.

Jeda sebulan menjelang putaran kedua akan dimanfaatkan skuad Bontang FC untuk berlibur sementara waktu melupakan riuhnya kompetisi.

"Sudah banyak pemain yang menjual barang-barang mereka, sekadar sementara sebagai sangu untuk libur paruh musim kompetisi," tutup Fachri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA HARI INI

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer