Asisten pelatih tim nasional Indonesia U-23, Wolfgang Pikal
mengaku sudah bisa membaca kekuatan lawannya, Turkmenistan jelang laga
leg pertama pra kualifikasi Olimpiade 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya,
Palembang, Rabu (23/2).
Pikal mengaku sudah mengantongi tiga pemain yang menjadi titik kekuatan Turkmenistan.
“Kami tahu ada 10 pemain Turkmenistan di skuad mereka sekarang yang
berasal dari tim Asian Games 2011. Ada tiga pemain dari tim yang dibawa
Turkmenistan ke Palembang berasal dari tim senior mereka,” ujar Pikal
dalam jumpa pers di Hotel Aryaduta, Palembang, Selasa (22/2).
“Ada tiga pemain mereka yang kami waspadai. Saya tidak tahu nama
mereka, tapi hapal nomor punggung mereka. Striker nomor 18, winger nomor
7 dan gelandang nomor 10,” lanjut asisten pelatih asal Austria
tersebut.
Dari daftar skuad pemain yang diperlihatkan Panitia Lokal (LOC),
nomor punggung 18 adalah Galdiyev Ata, winger nomor 7 adalah Tamurkim
Ilya dan gelandang nomor 10 yakni Orazaliyev Dovran.
Semula suhu panas di Palembang diharapkan menjadi salah satu
keuntungan bagi timnas Indonesia di pertandingan besok. Namun, Pikal
menilai kondisi itu tidaklah menguntungkan Yongki Aribowo dan
kawan-kawan.
“Mereka sudah beradaptasi dengan cuaca di sini dengan berada di
Thailand sepakan. Jadi faktor cuaca tidak terlalu menguntungkan, karena
mereka sudah terbiasa,” pungkas Pikal.
Pikal kemudian memastikan hanya striker Johan Yoga yang tidak bisa bermain besok karena masih mengalami cedera hamstring.
“Kondisi tim bagus. Hanya Johan Yoga yang kemungkinan tidak bisa
bermain, pemain lainnya siap. Lawan kami bagus dan besok akan jadi
pertandingan berat. Kami menghadapi tantangan besar,” tegas Pikal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar