Dalam tiga tahun terakhir dua kali AC Milan terhenti di babak 16 besar Liga Champions oleh klub-klub Premier League. Tottenham Hotspur yang akan melawat ke San Siro tengah pekan ini punya potensi bahaya yang sama.Arsenal jadi mimpi buruk pertama Milan saat keduanya berhadapan di babak 16 besar musim 2007/2008. Diavolo Rosso sepertinya bakal lolos ke delapan besar setelah menahan imbang tanpa gol 'Gudang Peluru' di Emirates Stadium, namun saat berlaga di San Siro Andrea Pirlo dkk malah takluk 0-2 lewat gol Cesc Fabregas dan Emmanuel Adebayor.
Dua musim berselang gantian The Red Devils yang mempecundangi Milan. Setelah kalah 2-3 di kandang sendiri, Milan di bawah Leonardo kalah telak 0-4 di Old Trafford.
Tahun ini klub Inggris lain berdiri di hadapan Milan kembali di fase knock out pertama. Meski berstatus pendatang baru, Tottenham Hotspur jelas tak bisa disepelekan oleh anak didik Masimilliano Allegri.
Milan pastinya belajar dari saudara sekota mereka, Inter Milan, yang dapat perlawanan sengit dan menyudahi laga dengan 4-3 saat berlaga di Giuseppe Meazza. Sementara saat gantian bermain di White Hart Lane sang juara bertahan digebuk 3-1.
Padahal Spurs juga punya catatan luar biasa di babak fase grup dengan total membuat 18 gol. Sementara Milan justru menjadi tim dengan jumlah poin paling sedikit yang bisa masuk ke babak knock out, delapan angka.
Dengan statistik seperti itu, laga di San Siro harus dimanfaatkan dengan sebaiknya oleh Milan untuk memetik kemenangan dan menabung gol. Jika tidak, bukan tak mungkin klub pemilik tujuh gelar juara Liga Champions itu kembali terjegal tim Inggris.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar