Kondisi Inter Milan yang masih tercecer di posisi tiga klasemen tidak lantas membuat Massimo Moratti kecewa. Karena Nerazzurri terus menang, dia justru menikmati pengejaran terhadap AC Milan.
Berstatus
juara bertahan, Inter sempat terlempar hingga keluar dari posisi lima
besar klasemen saat masih berada di bawah arahan Rafael Benitez.
Beruntung Leonardo, yang masuk menjelang Natal 2010, berhasil
membangkitkan kembali performa La Beneamata.
Zavier
Zanetti cs bahkan sempat meraih empat kemenangan beruntun sebelum
akhirnya ditundukkan Udinese. Namun setelah itu rentetan kemenangan
kembali didapat, yang jumlahnya kini sudah tiga kali tanpa terputus.
Jadilah Inter kembali ke persaingan menuju Scudetto.
Cuma lima poin yang kini memisahkan mereka dengan Milan di puncak
klasemen, jumlah yang bisa merapat menjadi hanya dua angka jika mereka
bisa memenangi satu pertandingan sisa yang dimiliki.
Meski kini
masih berada di belang musuh terbesarnya, Moratti tak lantas kecewa
dengan kondisi tersebut. Grafik meningkat Inter dan keberhasilan terus
merapatkan jarak membuatnya menikmati pengejaran terhadap Rossoneri.
"Kami
menikmati diri kami sendiri, mengejar sang pemimpin adalah sebuah
sensasi baru. Tapi buat fans kebangkitan ini menegangkan," sahut Moratti
di La Gazzetta Dello Sport.
"Bagaimanapun, peluang
juara kami kembali terbuka dan untungnya kami benar-benar berada di
jalur itu sekarang. Tapi, kita masih akan melihatnya, ini masih terlalu
dini....," tuntas taipan minyak itu.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar