Jose Mourinho mengaku sama sekali tak tertekan dengan kutukan yang selama ini selalu menghinggapi Real Madrid ketika berlaga di babak 16 besar Liga Champions.
Madrid
sering kali sial jika sudah menjejak di babak 16 besar, sejak tahun
2005 belum pernah mereka lolos ke babak 8 besar, semakin sial ketika
berjumpa Lyon.
Seperti saat musim lalu wakil Prancis tersebut mendepak mereka di babak yang sama, di bawah bayang-bayang trauma tersebut, entrenador mereka saat ini Jose Mourinho mengapungkan optimisme tingkat tinggi.
"Saya selalu menyukai babak knock out,
saya benar-benar menyukainya, karena saya pikir babak ini didesain
untuk orang yang bermental kuat, karena ada tekanan luar biasa di
sepanjang babak ini," ungkap Mou di RealmadridTV.
"Setiap
detail akan menghasilkan suatu perbedaan, untuk mencetak gol lebih
dari satu, atau untuk kebobolan lebih sedikit... Setiap kesalahan kecil
akan menimbulkan perbedaan,"
"Tekanan seperti ini yang
malah membuat saya senang, saya sama sekali tidak merasa tertekan ketika
jadwal Liga Champions segera tiba, saya malah sudah tak sabar
memainkannya,"
Madrid sudah memastikan satu tiket Final di
ajang Piala musim ini, tentu saja Piala Raja alias Copa Del Rey, ditanya
rahasia sukses akan hal itu Mou menyebutnya karena faktor mental.
"Seperti
yang sudah saya bilang, Anda butuh mental yang kuat untuk menghadapi
babak dengan sistem gugur, Anda perlu menganalisa setiap lawan yang ada,
konsentrasi pada detail kecil mereka,"
"Saya selalu ingin
menang di leg pertama, tidak peduli anda bermain di kandang maupun
tandang, laga pertama sebaiknya harus dimenangi, meski kadang tidak
terjadi, yang penting arahnya telah ditetapkan,"
"Anda
tidak boleh menunggu leg kedua untuk memecahkan problema yang ada, Apa
laga pertama di kadang? Tidak jadi masalah, mari kita memenanginya."
"Lalu
apa yang akan kita lakukan saat tandang? Tidak jadi masalah, mari kita
coba menangi juga, saya pikir itu sebuah pendekatan yang baik,"
Mourinho
menambahkan, "Anda tahu, saya selalu memberikan yang terbaik. Dan
ketika saya memberikan yang terbaik karena saya percaya dengan pekerjaan
saya, saya percaya hasil akhir akan tiba."
"Hal seperti itu yang saya inginkan. Saya tidak ingin bilang bisa saja saya hanya akan melatih Real Madrid sekali saja,"
"Saya
ingin bisa mengatakan, saya melatih Real Madrid dan selama periode
dengan tim ini, kami ingin memenangi banyak gelar dan itu lah tujuan
saya."

Tidak ada komentar:
Posting Komentar