Buat AS Roma Francesco Totti jadi pahlawan setelah mencetak dua gol
kemenangan. Namun untuk Lazio, Totti dianggap sebagai provokator yang
membuat mereka kehilangan dua pemain dan kemudian kalah.
Derby della Capitale
memunculkan Roma sebagai juara dengan keunggulan 2-0. Totti menjebol
gawang Lazio untuk kali pertama di menit 70 melalui skenario tendangan
bebas, sementara yang kedua tercipta di akhir laga melalui eksekusi
penalti.Kekalahan atas Roma tak sepenuhnya bisa diterima Lazio. Apalagi mereka harus menuntaskan laga hanya dengan sembilan orang setelah Stefan Radu dan Cristian Ledesma dapat kartu merah dari wasit. Yang membuat kubu Lazio kesal adalah aksi provokasi yang beberapa kali dilakukan Totti.
"Derby ini adalah pertandingan yang secara mendalam bisa dirasakan di seluruh kota. Ini pertandingan yang berimbang, lalu Roma memecah kebuntuan lewat tendangan bebas. Saya pikir pandangan (kiper) Nando Muslera terhadang saat insiden tersebut," sahut pelatih Lazio Edy Reja.
"Totti juga terlibat dalam insiden lain dan kami terjatuh dalam provokasinya. Trik seperti ini bisa terjadi dan ini adalah salah kami karena berada dalam tensi tinggi dan jatuh ke dalamnya," lanjut Reja di Football Italia.
Sebagai pemain senior, Totti disebut Reja juga sangat pantai dalam mengulur waktu pertandingan. Hal mana beberapa kali dia lakukan setelah Roma dalam posisi unggul.
"Saat Anda memimpin, Anda akan mencoba membuang-buang waktu dan kami tahu Totti sangat baik dalam melakukan hal-hal seperti itu. Dia berpengalaman dan tahu bagaimana melambatkan permainan," tuntas Reja.
SUMBER : SPORT NEWS


Tidak ada komentar:
Posting Komentar