Rombongan PSCS tiba di Jogja, Selasa petang. Mereka
menginap di Hotel Wisanti Jalan Taman Siswa. Rabu malam, M Fatchul dkk dijamu
makan malam oleh Ibu Ninuk Bambang Sri Wahono, warga asal Cilacap, yang sukses
di Jogja. Suasana tim mulai cair. Pemain sudah melupakan kekalahan 0-1 dari
Persik Kediri, Senin lalu. Di laga berikutnya, mereka akan berjuang lagi mencuri
poin. Rabu pagi, anak asuhan Agus Riyanto berlatih di lapangan kompleks TNI
Angkatan Udara, dan sorenya di lapangan futsal indoor karena hujan. Pemain dalam
keadaan sehat.
Menghadapi PSIM, striker asal Korsel Jun Jin tak bisa
dimainkan karena terkena akumulasi kartu. Ada pemikiran mendorong wing back Eka
Wijayanto ke posisi striker lagi. Stok pemain lain; Ibrahim, Saiful, Hari
Caniago dan Fajar Listiyantoro. Kekuatan lini belakang akan pulih, karena legiun
asing Mahop Guy bisa dimainkan lagi. Di Kediri, pemain asal Kamerun itu absen
akibat akumulasi kartu. Pemain Korsel lain, Lee Su Hyong harus hati-hati karena
sudah kena kartu kuning sekali.
Ketua suporter Laskar Nusakambangan, Ahmad Nizar
mengatakan kalau main malam, anggota yang bakal “ngluruk” lebih banyak. Sebab,
mereka yang masih pelajar bisa berangkat. Dijadwalkan, rombongan suporter akan
berangkat setelah sholat Jumat. Info dari Koordinator Lapangan (Korlap)
Karangmangu, Kroya, Parno para sekretaris desa se-kecamatan itu akan berangkat
ke Yogyakarta mendukung PSCS, Jumat pukul 09.00, dikoordinasikan Camat Ahmad
Khaerudin. “Sebelum ke stadion, akan menyerahkan sumbangan untuk korban bencana
Merapi,” katanya.
Sumber: laskarnusakambangan.org
Sumber: laskarnusakambangan.org





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar