Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

TRANSLATE

Rabu, 01 Desember 2010

PEMBUKTIAN BAGI SANG KAPTEN M FATCHUL


Kemenangan PSCS melawan PSIS Semarang kemarin mencuatkan nama kapten tim tuan rumah, M Fatchul. Meski tak menceploskan gol, namun perannya sangat vital bagi PSCS. Dalam laga lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga T-Phone 2010/2011 di Stadion Wijaya Kusuma  yang berakhir 1-0 bagi PSCS tersebut, pemain asal Kediri ini berhasil menjadi bintang kemenangan PSCS Cilacap. Selain menjadi kreator utama gol kemenangan PSCS, yang dicetak Eka Wijayanto pada menit ke 93, Fatchul juga sempat menyelamatkan gawang PSCS dari kebobolan.
Pada pertengahan babak kedua, Fachul berhasil menyapu bersih bola tendangan kapten PSIS Imral Usman, yang mengarah ke gawang PSCS yang sudah kosong. Seandainya peluang tersebut jadi gol, mungkin hasil akhirnya akan berbeda bagi PSCS. “Hanya ada satu kata yang bisa saya ucapkan mengomentari hasil pertandingan ini, yakni Alhamdulilah. Berkat karuanianya PSCS mampu menang dalam pertandingan ini,” katanya usai laga.
Dalam laga tersebut, PSCS mampu mengurung pertahanan PSIS sepanjang pertandingan. PSCS mampu mendominasi laga, hal tersebut dapat dilihat dengan banyaknya peluang emas yang dicetak oleh skuad besutan Agus Riyanto tersebut. Tercatat ada tiga peluang emas yang berhasil dicetak oleh PSCS. Peluang emas pertama PSCS dihasilkan oleh Wahyu Tri pada pertengahan babak pertama. Namun, bola heading yang dilepaskan oleh mantan pemain Persiba Bantul tersebut, digagalkan oleh tiang gawang. Dua peluang emas lainya dicetak oleh legion asing asal Korea Selatan Jun Jin para babak pertama dan kedua. Namun, bola heading yang dilepaskan oleh Jun Jin dalam dua kali kesempatan emas tersebut mampu digagalkan oleh penjaga gawang PSIS Agus Murod.
Laga tersebut hampir berlangsung ricuh ketika pemain belakang PSCS Mahop Guy berseteru dengan pemain asing PSIS Gustavo Chena. Benturan yang terjadi antara kedua pemain tersebut, sempat memancing keributan kecil antara kedua pemain. Setelah kejadian tersebut pertandingan berlangsung sedikit lepas kendali, benturan-benturan antar pemain kerap terlihat sepanjang laga. Ketegangan terjadi ketika pemain asing PSCS Lee Su Yong dinilai pemain PSIS melakukan tindakan kurang pantas. 
Puncaknya ketegangan terjadi pada akhir babak kedua, tepatnya ketika PSCS mampu mencetak gol kemenangan melalui sundulan Eka Wijayanto. Para pemain PSIS menilai gol tersebut terjadi, karena kinerja buruk asisten wasit I Suhasan. Tanpa dikomando, para pemain dan official PSIS langsung meyerbu asisten wasit asal Lumajang tersebut.
Namun, setelah ditenangkan oleh perangkat pertandingan dan keamanan, akhirnya pertandingan berhasil diselesaikan. Keributan lagi-lagi terjadi ketika pertandingan usai, kali ini keributan terjadi antara aparat keamanan dengan para pemain PSIS. Hal tersebut dipicu oleh tindakan Gustavo Chena yang melemparkan bola ke arah wasit, yang mengenai salah satu anggota polisi.
Sumber: Radar Banyumas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA HARI INI

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri Populer