PSCS Cilacap kembali memetik poin penuh. Tim polesan Agus Riyanto itu hari
Kamis kemarin mengalahkan Persikota Tangerang 1-0 dalam pertandingan Divisi
Utama Liga Indonesia di Stadion Wijayakusuma Cilacap. Ini merupakan kemenangan
kedua anak-anak Cilacap di kandang sendiri. Sebelumnya, mereka menang atas PSIS
Semarang. Gol tunggal lahir dari kepala Eka Wijayanto menit 87, memanfaatkan
bola mental yang gagal ditangkap kiper Sopian Hadi. Dengan demikian, PSCS tidak
terkalahkan dalam tiga laga karena pada pertandingan perdana, mereka berhasil
menahan imbang tuan rumah Persikab Bandung.
Pada pertandingan babak pertama, kedua tim bermain lambat cenderung monoton. Serangan-serangan yang dibangun kurang bervariasi. Peluang yang tercipta juga amat minim. Tuan rumah memiliki satu peluang emas lewat wing-back Eka Wijayanto, namun bola sundulannya menerpa mistar dan mental ke luar lapangan. Pada paro kedua, Agus Riyanto memasukkan striker asal Korsel Jun Jin menggantikan Mahdi Harits. Pergantian itu membuat serangan tuan rumah lebih menggigit. Berkali-kali gempuran PSCS merepotkan pertahanan Persikota. Dua peluang emas diperoleh Wahyu Triharjanto dan Eka, tetapi semua membentur tiang. Agus Riyanto mengatakan, kunci kemenangan timnya karena pemain bisa menjaga emosi dan tak terpancing permainan lawan.
Dia menginstruksikan pemain berani melakukan shooting dari luar kotak penalti. Kini, fokus timnya adalah membenahi teknik penyelesaian akhir yang masih lemah sebelum tandang ke Persik Kediri. ’’Mudah-mudahan menang, seri juga cukup bagus,’’ kata Agus. Sedangkan pelatih Persikota Agus Sumarna mengaku tidak puas dengan kepemimpinan wasit. Dia sebenarnya mematok hasil seri, tetapi gagal.
Sumber: Suara Merdeka
Pada pertandingan babak pertama, kedua tim bermain lambat cenderung monoton. Serangan-serangan yang dibangun kurang bervariasi. Peluang yang tercipta juga amat minim. Tuan rumah memiliki satu peluang emas lewat wing-back Eka Wijayanto, namun bola sundulannya menerpa mistar dan mental ke luar lapangan. Pada paro kedua, Agus Riyanto memasukkan striker asal Korsel Jun Jin menggantikan Mahdi Harits. Pergantian itu membuat serangan tuan rumah lebih menggigit. Berkali-kali gempuran PSCS merepotkan pertahanan Persikota. Dua peluang emas diperoleh Wahyu Triharjanto dan Eka, tetapi semua membentur tiang. Agus Riyanto mengatakan, kunci kemenangan timnya karena pemain bisa menjaga emosi dan tak terpancing permainan lawan.
Dia menginstruksikan pemain berani melakukan shooting dari luar kotak penalti. Kini, fokus timnya adalah membenahi teknik penyelesaian akhir yang masih lemah sebelum tandang ke Persik Kediri. ’’Mudah-mudahan menang, seri juga cukup bagus,’’ kata Agus. Sedangkan pelatih Persikota Agus Sumarna mengaku tidak puas dengan kepemimpinan wasit. Dia sebenarnya mematok hasil seri, tetapi gagal.
Sumber: Suara Merdeka





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar